Memorable Moments 2012

Selalu, setiap akhir tahun, saya berusaha mengingat-ingat kejadian berkesan yang saya alami selama satu tahun. Seperti tahun ini juga, di suatu malam dimana saya jauh dari kota Jambi, yakni di Palembang, saya ingin bernostalgia sedikit dari awal tahun 2012 hingga akhir tahun ini. Hmm, boleh kan ya? *kedipmata*

Nah disini singkat aja sih nostalgianya, nggak mau berpanjang-panjang ria hehe. Ada beberapa hal yang membuat 2012 saya sungguh berwarna. Bahkan lebih hidup dari tahun-tahun sebelumnya lho. Saya rasa Allah Swt memberikan keindahan yang lebih baik bagi saya di tahun ini. Meski ia belum mengabulkan impian saya untuk ke luar negeri, namun beberapa resolusi sudah terwujud di tahun ini, pun ada kejadian yang tidak saya harapkan sebelumnya terjadi di tahun ini. Here they are.

  1. Seminar dan sidang skripsi. Seminar saya berlangsung pada 17 Januari 2012, dan sidang skripsi pada 25 Juli, di saat puasa Ramadhan :’) Well, alhamdulillah B+ di tangan saya saat itu. Deg-degan dalam menghadapi penguji, berdoa komat kamit, hingga bantuan teman2 pada hari H membuat saya percaya diri. Ini untuk semua yang mendukung saya!
  2. Delegasi undangan pada Parlemen Muda Indonesia dari Jambi. Ini kesempatan bertemu dengan anak muda Indonesia yang memiliki tujuan yang sama bagi Indonesia kedepannya, pengin Indonesia lebih baik dari apa yang dilakukan saat ini. Kesempatan menggali ilmu dari teman-teman Indonesian Future Leaders dan pembicara kegiatan ini menambah ilmu saya.
  3. 100 Observers dari Indonesian Young Changemakers Summit. Kesempatan bertemu dengan anak muda Indonesia lainnya juga berhasil saya temui disini. Pun berkunjung ke Bandung lagi setelah bertahun lamanya tidak kesini membuat saya sedikit bernostalgia bagaimana dulu saya dan ayah mendorong vespa dari gedung sate haha.
  4. Bertemu dengan pak Anies Baswedan. Salah satu role model saya di bidang pendidikan adalah beliau. Berkesempatan berfoto bersama dan meminta tanda tangan adalah hal membahagiakan saat itu. Bahkan ketika difollow dan di-DM pak Anies setelah kenal beliau lebih dekat bikin saya makin kagum dengan sosok pemimpin seperti ini. :’)
  5. Berbisnis  sepatu bordir. Alhamdulillah, bisnis kecil-kecilan ini sangat membantu saya menambah pemasukan uang untuk beli buku haha. Hampir 50 pelanggan yang membeli sepatu dari pengrajin Indonesia ini. Berawal dari perkenalan dengan mbak Euis yang jualan sepatu ini di depan Benteng Vredeburg, Jogjakarta, saya mencoba bisnis ini.
  6. Diliput oleh DAAI TV, Jek TV, Majalah Intisari, Tribun Jambi, Xpresi Jambi Ekspres, dan Free Magazine Jakarta. Dalam beberapa rentang waktu, baik itu saya sendiri yang mewakili Sahabat Ilmu Jambi (SIJ) atau berita SIJ sekalipun, liputan di media benar-benar membantu kami di komunitas ini untuk menyebarkan bahwa berkegiatan sosial itu menyenangkan :’) Toh nggak ada salahnya kita meluangkan waktu untuk aktif dalam kegiatan kerelawanan.
  7. Juara II Duta Bahasa Jambi 2012. Menjadi nomor dua adalah rasa syukur setelah beberapa tahun nggak ikut lomba haha. Keminderan bahwa duta-duta hanya dilihat dari fisik semata langsung sirna ketika ikut Duta Bahasa ini. Karena apa? Saya mengikuti program ini karena saya memang berkecimpung di dunia bahasa, dan sesuai dengan passion saya pula.
  8. Lomba debat. Di akhir mau kelulusan, saya justru ingin mencoba suatu lomba yang belum saya ikuti sebelumnya. Apa itu? Lomba debat! Ya, saya hanya bisa nonton orang-orang berdebat selama ini. So, ada saatnya saya mencoba debat untuk pertama kalinya, dan itupun ketika kuliah mau selesai! Alhamdulillah bersama kak Ruth dan Maya kami berhasil menyabet juara I se-FKIP pada Juni 2012 lalu. Sayangnya, ada dana yang dijanjikan oleh panitia BEM kala itu tidak ada kejelasannya sampai sekarang. Janji yang tidak ditepati nih.
  9. Global Youth Forum dan Bali. Mengikuti forum pemuda se-dunia pertama kalinya dan berkunjung ke Bali pertama kali juga, adalah keberuntungan tak terkira. Sekitar 700 aplikasi dari pemuda yang terkirim ke meja UNFPA, hanya 50 relawan terpilih yang menjadi bagian dari acara ini. Plus berkeliling selama di Bali, yakni ke Pantai Nusa Dua, Pantai Kuta, Dreamland, dan Krisna setidaknya lebih baik daripada nggak jalan-jalan sama sekali kan?
  10. Kota Tua Jakarta yang eksotis. Dua kali berkunjung ke Kota Tua, tempat peradaban sejarah kota Jakarta di masa lampau, nggak membuat saya bosan. Selain karena belum menjelajah semua museum yang ada disini, saya juga menyukai suasana kota tua seperti di area ini. Pada dasarnya saya suka belajar sejarah dengan mengunjungi tempat bersejarah tersebut secara langsung.
  11. Java Summer Camp (JSC) dan Jogjakarta. Mengikuti kegiatan kemah budaya di Jogjakarta, sekaligus mengeksplor budaya dan wisata Jogja adalah impian saya sejak lama, jadi saya nggak menyia-nyiakan informasi ini ketika tahu JSC mengadakan acara keempat kalinya. Nginap di kawasan Candi Prambanan, Nonton Sendratari Ramayana, berkunjung ke kawasan Gunung Merapi, makan di Desa Wisata Penting Sari, dan lainnya adalah momen berkesan. Pun ketika saya ke Candi Borobudur, Pantai Parangtritis, Pantai Depok, Malioboro, Benteng Vredeburg, Museum Susonobudoyo, Alun-alun Jogjakarta, dan tempat wisata lainnya membuat saya puas berkeliling di kota yang ramahnya bukan main ini :’)
  12. Semarang dan Dieng. Apa rasanya melihat dua kali matahari terbit dalam waktu yang tidak beberapa lama? Melihat awan di atas kita? Merasakan suhu udara yang begitu dinginnya hingga belasan derajat celcius? Melihat candi begitu indahnya. Itu semua saya dapatkan di Dieng, negeri para dewa. Di Semarang saya menyaksikan akulturasi budaya yang sedemikian indahnya, semua perbedaan membaur menjadi satu. Mengunjungi Mesjid Agung Jawa Tengah, Kelenteng Sam Poo Kong, serta bercengkrama dengan teman-teman Forum Indonesia Muda dan Care Environmental Organization semakin memperkuat ikatan persahabatan antar daerah :’)
  13. Mengikuti Kongres Kebudayaan Pemuda Indonesia (KKPI). Ikut acara dari pemerintah pertama kalinya? Ya dari KKPI ini. Meski tidak banyak berinteraksi dengan peserta, saya bersyukur melihat Jember Fashion Carnival dalam sesi indoor, lalu ketemu dengan pembicara-pembicara baru, banyak inspirasi baru yang didapatkan, hingga pengalaman yang agak kurang mengenakkan😀
  14. Segudang buku di rumah mas Andreas dan Perpustakaan Universitas Indonesia. Wah saya berasa di surga ketika berada di antara banyak buku yang bertebaran hehe.
  15. Kumpulan tulisan yang dijadikan buku. Buku terbitan Leutika Pro ini merupakan kumpulan tulisan dari beberapa orang se-Indonesia yang memberikan pendapatnya terhadap Pak Jokowi dan Pak Dahlan Iskan. I am the lucky one who get the chance, it’s my second compilation book with another writer J
  16. Satu tahun Sahabat Ilmu Jambi (SIJ). Alhamdulillah komunitas yang sudah lama saya impikan ini masih bertahan di umurnya yang pertama ini. Ya kami merayakan ulang tahun pertama SIJ di panti asuhan bareng relawan, adik panti, dan simpatisan SIJ. Acara berlangsung sederhana, pun ada puisi dari Suli untuk kami. Terharu banget deh :’) Apalagi acaranya dilaksanakan di bulan Ramadhan. Kami bersyukur SIJ masih bisa memberikan kesempatan untuk berbagi dengan anak-anak kurang beruntung.
  17. Ulang tahun mama dan papa. Di umur mama yang ke 48 tahun dan papa 51 tahun, saya sengaja memberikan kue tart kepada orangtua paling hebat sedunia ini. Saya ingin mereka meniup kue ultah bersama, meski agak terkesan sebagai anak kecil hehe. Lucu liat mama dan papa niup lilin sama-sama, trus papa kasih kue ke mama. Semoga Allah swt terus memberikan kesehatan kepada mereka agar saya bisa terus bercengkrama dengan mereka.
  18. Akhirnya wisuddaaaaa! Huuaaa..setelah galau gara-gara skripsi yang sulit dan agak lama selesai, akhirnya saya wisuda pada 20 Oktober 2012 lalu. Didampingi mama, papa, Iwan, dan Sadi, saya wisuda bersama teman-teman, dan menyelesaikannya selama 5 tahun 2 bulan hehe. Perjuangan ini untuk keluarga saya, nggak bisa sampai begini kalau tanpa mereka kan?
  19. Seminar Kami Peduli, Kami Berbakti. Sahabat Ilmu Jambi (SIJ) akhirnya melaksanakan semianr pertama kalinya di Jambi. Dilaksanakan oleh anak muda Jambi dan dipersembahkan untuk anak muda Jambi! Yayyy, meski banyak hambatan, namun saya senang melihat teman-teman relawan nggak luntur semangatnya dalam mensukseskan acara ini! Berita  positif dari peserta seminar pun datang kepada kami. Jadi rasa lelah tergantikan deh :’)
  20. Berkunjung ke Mesjid Kubah Emas, Depok. Ini mesjid kedua yang paling keren setelah Mesjid Agung Al-Falah yang terkenal dengan 1000 tiangnya itu! Mesjid kubah emas di Depok ini bikin saya takjub dengan desain dan luasnya. Umat muslim Indonesia harus kesini nih!
  21. Kebun Raya Bogor. Meski sudah berulang kali ke Bogor, tapi Februari 2012 kemarin-lah saya baru masuk Kebun Raya Bogor ditemani mbak Nonadita, hehe. Meski cuaca agak mendung dan gerimis, saya begitu menikmati sejuknya kebun raya ini.
  22. Ashoka Young Changemaker. Berkesempatan mengenal anggota Ashoka Indonesia, akhirnya membuka kesempatan bagi saya untuk ikut Ashoka Young Changemaker (YCM) 2012. Akhir 2012 saya mengirim aplikasi ke mbak Thantien, dan Oktober saya diwawancarai oleh pihak Ashoka Indonesia, kemudian ke Jakarta untuk presentasi ide kegiatan sosial Sahabat Ilmu Jambi dihadapan panelis, hingga akhirnya terpilih sebagai salah satu YCM, alhamdulillah.. :’)
  23. Ketemu Agnes Monica. This is one of my dream that I even think I will meet Agnes Monica this year! Menyaksikan dia pidato di hadapan saya dan anak muda lain dari seluruh dunia plus bernyanyi live, dan foto bareng, kereennnnn! Unforgettable moment!
  24. Almarhum Om Robi meninggalkan kami. Alm.Om Robi meninggalkan kami pada 5 November 2012 lalu, tepat pada saat saya mau berangkat ke Jakarta mengikuti KKPI. Sedih banget ditinggal oom paling baik, yang selalu mendukung saya untuk selalu menggapai impian belajar di luar negeri. Semoga alm.om Robi tenang di sisiMu ya Allah..
  25. Relawan baru Sahabat Ilmu Jambi dan program baru! Terima kasih untuk semangatnya, tahun ini semakin banyak anak muda Jambi yang tergerak hatinya berkontribusi sebagai relawan di SIJ. Dengan program dan divisi baru, kami jadi semangat menyambut awal tahun!
  26. Lolos tahap I Indonesia Mengajar. Menjadi Pengajar Muda adalah impian saya sejak di bangku kuliah. Dan lolos tahap I IM membuat saya bersyukur diberikan kesempatan ini. Saya berharap saya mampu memberikan yang terbaik untuk seleksi tahap 2 IM tahun depan😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s