Bercerita Lisan dan Tulisan

Dear Takita,

Yuk balas surat Takita! @IDCerita #dukungTakita🙂

Halo ini kak Bella Moulina dari provinsi Jambi. Salam kenal ya! Senang sekali bisa membalas surat dari Takita. Sudah lama lho kakak nggak balas surat dari orang lain. Eh nggak tahunya malah dapat email dari Takita kemarin, langsung deh kakak balas, meski agak telat hehe..

 

Oh ya Takita, tadi kakak bilang ‘sudah lama lho kakak nggak balas surat dari orang lain’, nah Takita tahu nggak maksudnya apa itu? Yup, maksudnya dullluuuuu banget waktu kakak masih kelas V SD, dan berlanjut hingga kelas 3 SMP. Ceritanya sih waktu itu kakak hobi menulis surat untuk artis/penyanyi cilik di Indonesia. Kakak dapat alamat rumah mereka dari majalah anak-anak yang dibelikan orangtua kakak. Lalu iseng-iseng kakak kirim surat ke mereka, dan lumayan banyak dibalas lho! Sungguh mengasyikkan deh bisa menulis surat ke mereka dan alhamdulillah surat kakak dibalas😀 Bahkan kakak juga suka membantu kawan-kawan masa kecil untuk menulis surat ke mereka. Ada kepuasan tersendiri, Takita..

 

Kakak juga hobi menulis surat untuk kawan-kawan kakak yang berada jauh dari tempat tinggal kakak. Waktu di Nipah Panjang, kakak sempet berkirim surat dengan sahabat di Palembang. Terus waktu pindah ke kota Jambi, kakak berkirim surat pula dengan mereka yang ada di Nipah Panjang. Jadi melepas kerinduan gitu, kakak berkirim surat. Di dalam surat itu kakak bercerita. Bercerita banyak hal deh pokoknya🙂

 

Kesukaan bercerita melalui tulisan ini datang tidak sengaja lho. Diawali dengan hobi kakak yakni membaca, kakak pun lama-lama jadi hobi menulis. Ya, bercerita melalui tulisan. Entah itu puisi, diary pengalaman sehari-hari, perjalanan ke suatu tempat, hingga perasaan kakak terhadap segala sesuatu yang ada di dunia ini. Tradisi bercerita melalui tulisan lah yang membuat kakak selalu lega kalau ada masalah, selain curhat dengan Allah swt, kakak pun bercerita di blog, dimana kakak bisa menuangkan isi pikiran disana.

 

Nah untuk bercerita secara lisan, kakak nggak ingat dengan pasti seberapa sering orangtua kakak suka bercerita/berdongeng. Seingat kakak, tradisi bercerita ini kerap terjadi karena kakak suka bertanya tentang apa saja waktu kecil. Misalnya kakak suka nanya kenapa ini begini dan begitu. Kenapa-kenapa inilah yang bikin orangtua kakak sering bercerita. Meski harus selalu kakak yang memancing cerita, tapi orangtua kakak kalo menceritakannya selalu antusias, dan itu bikin kakak seneng. Mereka juga lah yang membuat kakak hobi membaca sampai sekarang lho! Buku di lemari kakak gak terhitung jumlahnya. Dan itu semua berawal dari mereka membelikan kakak majalah anak-anak dan komik sewaktu kecil, dilanjutkan dengan bercerita, kemudian kakak sendiri yang menceritakan melalui tulisan :’)

 

Takita yang manis, kakak seneng sekali mendengarkan orang bercerita. Apalagi kalau murid kakak yang masih SD hobi bercerita mengenai hewan peliharannya, apa yang mereka lakukan setelah pulang sekolah, makanan kesukaan, dan kegiatan di sekolahnya, kakak selalu antusias dan seringkali bertanya kembali kepada mereka. Kakak jadi pengen, kalau punya anak nanti, kakak akan mengajak dia bercerita apa saja. Bukan hanya bercerita aja sih, kakak pengen anak kakak nantinya bisa belajar dari kisah yang kakak ceritakan. Jadi ada nilai dan pesan moral yang ia dapatkan dari cerita kakak itu. Semoga saja ya, tradisi bercerita melalui lisan dan tulisan ini juga menurun ke anak kakak nantinya (meski kakak sekarang belum menikah😀 hehe).

 

Wah nggak terasa panjang banget ya surat balasan dari kakak buat Takita. Semoga Takita nggak bosan ya hehe. Kakak harap Takita bersedia membalas surat dari kakak ini lagi ya. Jadi nanti kalau kakak punya anak atau ketemu dengan anak murid lagi, kakak bisa sampaikan pesan Takita ke mereka kalau bercerita itu menyenangkan. Dan tentunya kakak akan bercerita sepenuh hati kepada mereka. Takita, segitu dulu ya surat dari kakak. Kakak harap kita bisa ketemu suatu saat. Agar kita sama-sama bisa bercerita tentang mimpi-mimpi kita di masa depan :’)

 

Salam,

 

Kak Bella Moulina🙂

4 thoughts on “Bercerita Lisan dan Tulisan

  1. Pingback: Surat dari Takita: Mimpi-mimpi Takita - Blog Indonesia Bercerita

  2. Pingback: Surat dari Takita: Mimpi-mimpi Takita | Blog Teman Takita

  3. Pingback: Surat dari Takita: Mimpi-mimpi Takita | Blog Teman Takita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s