Menebar Ilmu Membuka Cakrawala

BEBERAPA orang terlihat sibuk menyortir buku-buku yang baru saja disumbangkan dari masyarakat. Mereka yang tidak lebih dari 20 orang itu mengumpulkan buku-buku tersebut untuk dijadikan media pembelajaran bagi anak-anak kurang beruntung di kota Jambi. Sahabat Ilmu Jambi, begitu komunitas sosial yang independen ini bergerak, mereka menyatukan visi untuk meningkatkan pendidikan bagi anak-anak kurang beruntung.
Jumat itu kali kedua Sahabat Ilmu Jambi mengadakan rapat. Sebelumnya satu minggu lalu, mereka sudah menyepakati terbentuknya Sahabat Ilmu Jambi (SIJ), tepat pada 5 Agustus di kawasan Unja Telanai. Komunitas sosial yang bergerak di bidang pendidikan ini terbentuk atas keprihatinan beberapa anggota karena minimnya minat membaca dan menulis, serta semangat berbagi ilmu kepada anak panti asuhan, anak jalanan, dan anak kurang mampu.
Bella, inisiator komunitas ini menyebutkan bahwa ketertarikannya di bidang membaca dan menulislah yang memotivasinya untuk membuat komunitas ini. Di samping itu, ketika ia bertukar pikiran dengan Meila, Alsep, dan Akbar, ide itu satu visi dengan mereka. Lantas berita akan terbentuknya komunitas ini disebar lewat akun Twitter dan Facebook miliknya. Hingga saat ini relawan yang bergabung dengan SIJ mencapai 20 orang diantranya adalah Ruth, Eko, Ana W, Dimas, Novi, Taufik, Ana F, Ein, Pras, Wita, dan masih banyak lagi relawan yg baru bergabung. Ini akan bertambah seiring promosi lewat jejaring sosial & dari mulut ke mulut.
“Saya lihat beberapa orang di sekitar saya kurang minat dalam hal membaca dan menulis, padahal itu adalah komponen penting dalam dunia pendidikan. Selain itu berbagi ilmu kepada anak-anak kurang beruntung juga merupakan niat tulus agar setiap anak mendapatkan pengetahuan yang lebih bagus,” ujarnya.
SIJ sendiri berfokus pada bagaimana meningkatkan motivasi minat membaca dan menulis, serta berbagi ilmu pengetahuan yang akan berguna bagi setiap anak ke depannya. Sasarannya adalah anak-anak dan remaja panti asuhan, tapi tidak menutup kemungkinan anak jalanan dan anak tidak mampu juga mereka rangkul.
Untuk saat ini, SIJ menerima sumbangan buku dan majalah anak-anak/remaja, dan sumbangan dari berbagai elemen masyarakat tersebut akan dijadikan media pembelajaran sesuai tujuan terbentuknya SIJ. “Kami hanya menerima buku cerita saja sementara ini, karena setelah anak kita motivasi untuk membaca buku cerita, maka mereka akan menuliskannya dalam sebuah tulisan,” tutur Meila.
Pelaksanaan kegiatan SIJ akan dilaksanakan seusai bulan Ramadhan. Saat ini mereka masih menerima sumbangan buku dan majalah anak-anak/remaja, mensurvey beberapa panti asuhan, dan menggalang relawan yang akan menjalankan program SIJ. Kunjungi fan page FB mereka, Sahabat Ilmu Jambi, atau follow akun Twitter mereka: @SahabatIlmuJBI untuk informasi lebih lanjut. Yuk, bersama-sama menyebarkan ilmu dan membuka cakrawala untuk mereka yang kurang beruntung. (

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s