Seber(APA) Peduli Kalian Terhadap Bangsa Indonesia? (Part I)

Menjelang 17 Agustus 2011, dimana 66 tahun sudah Indonesia lepas dari penjajahan yang diikrarkan oleh para Proklamator negeri kita, saya jadi tergelitik untuk menulis mengenai kemerdekaan ini, usia yang sudah rapuh, sekedar merefleksi dan menggugah bangsa ini, seber(APA) peduli kalian terhadap bangsa Indonesia?

Saya yakin negeri ini punya banyak potensi yang kalau sama-sama dikembangkan pasti akan membuat Indonesia lebih maju. Lihat potensi generasi mudanya. Saya sendiri merasakan generasi setelah saya sudah mampu membuat Indonesia lebih dikenal di negara lain dibandingkan kasus korupsinya. Alangkah indahnya kalau orang bercakap seperti ini.

“Eh, hebat benar anak itu ya? Dari mana sih dia kok bisa mengalahkan negeri kita?,” tanya si A kepada temannya.

“Dia dari Indonesia,” sahut teman si A.

Kadang kalimat seperti di atas mampu meredam emosi saya ketika kasus-kasus di televisi memuncak seakan-akan menggerogoti jiwa optimisme saya untuk memajukan bangsa ini. Kadang kala saya menguatkan diri dengan menyikapi persoalan masalah negeri bahari ini dengan prestasi-prestasi yang sudah dilakukan teman-teman di sekeliling saya, baik itu tingkat regional, nasional, maupun internasional. Semuanya membuat saya tidak jadi berkata sumpah serapah dan urung pesimis dengan Indonesia.

Sudah saya ungkapkan di atas, kalau negeri ini punya potensi! Potensi kekayaan alam, potensi budaya, potensi semangat etos kerja yang tinggi, potensi anak muda, dan potensi positif lainnya. Asal setiap elemen mampu mengembangkan potensi itu, asal semua elemen tidak bertumpu dengan seenaknya mengatakan “Itu kan tugas si A, itu kan tugas mereka, itu bukan tugas saya,”, atau bisa saja berkata seperti ini “Mau dibawa kemana negeri ini? Lihatlah kebobrokan para pejabat tinggi? Yang dulu dipercaya pun kini membuat saya hilang empati terhadapnya.”

Sungguh ketika orang berkata seperti itu, ingin sekali rasanya membukam mulut mereka dan membuktikan bahwa perubahan nggak bertumpu dengan si A atau yang lain. Kalau kamu mau berubah, jangan lihat negatifnya. Oke deh kita lihat negatifnya, tapi toh kita bisa belajar mengelola hal positif dari negatif intu bukan? Kalau saya bisa menjawab kalimat yang dilontarkan atau dirasakan kalian seperti di atas, mungkin inilah kalimatnya “LIHAT DAN RASAKAN INDONESIA DI SEKELILINGMU, LIHAT ENERGI POSITIF SETIAP ORANG YANG KAMU TEMUI, DISANA SEBENARNYA INDONESIA SEDANG MEMBANGUN. KALAU KAMU SELALU MELIHAT NEGATIF, KAMU JUSTRU MERUNTUHKAN ENERGI POSITIF ORANG YANG PERCAYA BAHWA INDONESIA ITU MAMPU!”

Memang hidup di negara ini penuh konflik, penuh perbedaan pendapat dimana orang maunya ini untuk kebaikan, tapi di sisi lain orang menganggap cara itu tidak baik. Saya sendiri orangnya selalu ingin membangun energi positif, meski dibantai oleh berita negatif. Cukup dengan buka mata dan hati kalian terhadap negeri ini, jangan apatis, dan pedulilah akan kesejahteraan setiap elemen masyarakat. Jadi, seber(APA) peduli kalian terhadap bangsa Indonesia? (bersambung)

ps:tulisan ini saya buat dua hari menjelang peringatan 66 th kemerdekaan RI🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s